Ratni213's Blog

April 11, 2010

Sumber-Sumber Makna Hidup

Filed under: Uncategorized — ratni213 @ 6:25 pm

Setiap individu dapat menemukan makna dalam hidupnya dengan menelusuri sumber-sumber makna hidup, Frankl (dalam Guttman, 1996) menunjukkan tiga sumber makna hidup, yaitu :
a. Nilai-nilai Kreatif (Creative Values)
Nilai-nilai kreatif adalah nilai-nilai yang dapat dipenuhi melalui berbagai tindakan yang nyata misalnya dengan cara menciptakan suatu pekerjaan atau melakukan suatu perbuatan. Inti dari nilai ini adalah memberikan sesuatu yang berharga dan berguna bagi kehidupan. Lingkup kegiatannya sangat luas, mulai dari pelaksanaan tugas hingga aktifitas yang kreatif seperti pekerjaan, belajar, kegemaran, dan hobi. Aktivitas-aktivitas itu mempresentasikan keunikan keberadaan individu dalam hubungannya dengan masyarakat dan karenanya memperoleh makna dan nilai. Semua dilakukan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab dengan sepenuh hati, dan bila hal itu dilakukan maka secara tidak langsung ia telah menghayati aktivitasnya. Bukan karena kewajiban rutin tetapi lebih karena nilai yang terkandung didalamnya. Menurut Pattakos (2004) memberi makna pada pekerjaan atau aktivitas lebih dari sekedar menyelesaikan sebuah tugas untuk mendapatkan imbalan nyata seperti : uang, status atau gengsi, tetapi memiliki komitmen tehadap nilai dan tujuan yang mungkin tidak kelihatan “nyata” dan penuh makna, yaitu penghargaan kepada kebutuhan-kebutuhan yang terdalam dari kita. Menemukan nilai melalui tindakan kreatif merupakan cara mewujudkan potensi yang dimiliki. Sejalan dengan itu Maslow (1987) mengatakan bahwa tujuan utama upaya manusia adalah aktualisasi diri yakni penggunaan potensi yang dimiliki secara penuh. Melakukan tindakan kreatif merupakan wujud dari kepedulian, tanggung jawab, dan kesadaran hidup bersama dengan manusia lain. Semakin teraktualisasi potensi maka semakin bermakna hidup yang dijalani.
b. Nilai penghayatan (Experietial Values)
Seseorang mencoba memahami, meyakini, dan menghayati berbagai nilai yang ada dalam kehidupan. Nilai-nilai ini diperoleh melalui apa yang dijalani dalam hidup sehari-hari : pengalaman akan kebenaran, kebaikan, keindahan, dan cinta. Apabila seseorang dapat mengalami dan menghayati nilai-nilai tersebut dapat dikatakan bahwa orang itu menemukan makna hidupnya.
c. Nilai-nilai Bersikap (Attitudinal Values)
Pendalaman dari nilai bersikap pada intinya menuntut seseorang untuk dapat mengambil sikap yang tepat dalam menghadapi berbagai peristiwa dan kondisi-kondisi yang mungkin tidak menyenangkan dan sulit untuk dihindari. Ketika dihadapkan pada kondisi tertentu yang tidak bisa diubah maka mengubah cara untuk menyikapi kondisi merupakan salah satu cara dalam menemukan makna hidup. Nilai bersikap dianggap merupakan nilai yang paling tinggi karena sekalipun pada kondisi ini individu tidak bisa berkreativitas ataupun kehilangan kesempatan untuk melakukan penghayatan, nyatanya ia tetap dapat menemukan makna hidupnya melalui penyikapan yang tepat terhadap kondisi yang sedang dihadapinya.
Hidup adalah sebuah kesempatan untuk membentuk nasib melalui nilai-nilai kreatif dengan menentukan sikap terhadap nasib melalui nilai-nilai bersikap, di sanalah pencapaian makna penderitaan terjadi. Dengan merealisasi nilai-nilai bersikap ini, berarti individu menunjukkan keberanian dan kemuliaan menghadapi penderitaannya. Penderitaan dapat membuat manusia menjadi matang karena melalui penderitaan itulah manusia belajar dan semakin memperkaya hidupnya (Bastaman, 1977).

Sumber : http://indahoktavianti.ngeblogs.com/2009/10/19/makna-hidup/

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: