Ratni213's Blog

April 11, 2010

MENCARI POSISI

Filed under: Uncategorized — ratni213 @ 5:51 pm

Jelas terminologi profesional merupakan hak asasi pegawai untuk menterjemahkan secara bebas. Tentang Satpam, mulai dari tertib parkir, tidak ada curanmor sampai areal parkir yang “layak jual” dibutuhkan profesionalisme, dalam manajemen maupun personil. Bagaimana dengan kiprah PNS yang masuk kategori staf profesional (bukan staf penunjang) kesehariannya atau bagaimana cara mereka mewujudkan profesionalismenya.
Ada yang bekerja dengan kecepatan di atas 60 km/jam, ada yang menjadi doktor (mondok di kantor) serta adapula yang berlawanan dari nuansa tersebut. Ironisnya, untuk menjadi orang di lingkungan Departemen atau kedinasan tidak harus atau hanya pandai saja, tetapi juga harus pandai-pandai.
Pada dasarnya semua PNS sudah mengantongi “SIM” untuk bekerja. Kondisi sekarang, sudah bisa dibaca bahwa yang akan dipromosikan adalah yang mempunyai potensi aksesbilitas sehingga bisa mendatangkan nilai tambah bagi institusi. Nilai profesionalisme dalam kondisi ini lebih mengarah ke pertanyaan apa dan bagaimana. Dalam lingkup pelayanan kepada masyarakat memang dibutuhkan pejabat yang supel, manusiawi dan apa adanya.
Artinya, dimulai dari apa yang bisa kita hasilkan atau manfaat apa yang bisa dipakai institusi atas hasil kerja kita. Minimal kita mengetahui bahwa hasil kerja kita untuk apa, bukan untuk siapa; apa yang kita kerjakan adalah sesuatu yang bermanfaat bagi institusi (yang pada gilirannya tentu akan berdampak manfaat pada diri sendiri). Ada yang bekerja berdasarkan tupoksi, ada yang berdasarkan kebiasaan lingkungan, ada yang berdasarkan selera, ada yang berdasarkan perintah atau ada yang sekedar memanfaatkan waktu dan fasilitas kantor.
Untuk dimensi bagaimana, bisa kita artikan bagaimana kita menempatkan diri dalam ruang gerak institusi. Bagaimana kita bisa diterjemahbebaskan sebagai :
• Bagaimana kita menampilkan kinerja, baik dalam kapasitas mandiri maupun dalam tim kerja yang sinergis, khususnya dengan adanya pola cross functional organization ;
• Bagaimana kita mensupport pimpinan/institusi dalam hal pemikiran dan tindak lanjut yang berorientasi ke target/sasaran kerja ;
• Bagaimana kita mengawali suatu kerja dalam sistem dengan mengembangkan daya saing atau kompetisi untuk menghasilkan kinerja yang tepat biaya, waktu dan kualitas serta tepat sasaran ;
• Bagaimana kita menjabarkan tugas dari pimpinan dalam bentuk sistem atau jaringan kerja, yang bersifat antisipasi atau proaktif serta menerus sehingga menghasilkan produk yang siap pakai ;
• Bagaimana kita memposisikan diri dalam jajaran serta rentang kendali yang birokratis sehingga kita tetap bisa untuk mengembangkan serta menampakkan potensi diri ;
• Bagaimana kita mengkontribusikan diri ke dalam sistem yang kelihatannya solid, formal dan birokratis sehingga kita bisa sebagai katalisator atas dinamika institusi ;
• Bagaimana kita mengaktualisasikan kinerja intelektual secara nyata dalam sistem dan mekanisme kerja ;
• Bagaimana kita menjaga keseimbangan, dimulai dari IQ dan EQ, sebagai makhluk sosial serta adanya ikatan sebagai aparatur negara dan abdi masyarakat ;
• Bagaimana kita mengakui atau jujur atas keterbatasan diri sendiri, secara esensi justru mengembangkan kemampuan yang belum ada menjadi ada (sesuai permintaan pasar), jadi bukan hanya men-diklat kemampuan formal yang memang sudah ada.
Selanjutnya terserah kita untuk mempersiapkan, mematut dan memposisikan diri dalam koridor yang kita anggap paling aman, nyaman dan membawa ketentraman lahir batin.

Sumber :http://angga_be.blog.plasa.com/

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: