Ratni213's Blog

Januari 4, 2010

Halal Haram Situs Jejaring Sosial

Filed under: Uncategorized — ratni213 @ 1:29 pm

Sejumlah media termasuk harian ini, Sabtu pekan lalu memberitakan bahwa Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri (FMP3) se-Jawa Timur mengeluarkan rekomendasi yang mengharamkan situs jejaring sosial seperti friendster dan facebook bila digunakan untuk kemudaratan. Fatwa haram ini merupakan hasil keputusan Bahtsul Masa’il ke-11 Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jawa Timur yang digelar di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadien Lirboyo, Kediri, Jumat (22/5).

Menurut Humas Pondok Pesantren Lirboyo, Mohammad Nabil Harun, jejaring sosial di dunia maya itu haram bila digunakan untuk kepentingan mudarat seperti galeri seksualitas atau membahas hal-hal yang tidak berguna yang bisa menimbulkan syahwat dan fitnah.

Penggunaan jejaring sosial di dunia maya juga diharamkan bila hanya untuk mencari jodoh dan mengenal karakternya, bukan dalam proses khitbah (pinangan atau lamaran).  Alasannya, cara berkomunikasi menggunakan situs jejaring sosial yakni friendster dan facebook sama dengan bentuk komunikasi langsung, sehingga penerapan fiqihnya harus sama.

Secara khusus, forum itu membahas keberadaan situs friendster yang dilaporkan masyarakat ke ulama cukup meresahkan. Sedangkan situs facebook masih diamati. Pertemuan itu juga membahas media komunikasi lain seperti chatting dan video call yang sekarang marak akibat perkembangan teknologi informasi. Dalam keputusannya, forum menyatakan haram penggunaan media-media tersebut untuk berkomunikasi bermuatan seks dengan orang asing.

Kita menilai keputusan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jawa Timur itu sebagai peringatan terhadap dampak negatif teknologi informasi, khususnya jejaring sosial. Karena itu, umat Islam dan masyarakat pada umumnya tidak perlu terlalu khawatir ataupun reaktif terhadap keputusan itu.

Kita mesti melihat keputusan Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se-Jawa Timur itu bukan sebagai pengharaman jejaring sosial dan teknologi informasi pada umumnya, tapi pengharaman tindakan yang merangsang syahwat atau kemaksiatan lain dengan menggunakan teknologi informasi dan komunikasi.

Dalam hal ini, kita perlu mengingatkan kalangan ulama atau pemuka agama agar lebih cermat dalam membuat dan menyampaikan pendapat, apalagi fatwa, agar tidak menimbulkan salah pengertian dan gejolak dalam masyarakat. Sebab, keterangan yang banyak muncul dalam pemberitaan adalah pengharaman facebook dan friendster. Padahal, yang diharamkan adalah penggunaannya untuk tujuan mudarat.

Penyampaian pandangan maupun fatwa ulama terhadap fenomena-fenomena baru dalam masyarakat hendaknya dikaji benar persoalannya dengan mengundang para ahli dalam bidang yang bersangkutan. Dengan demikian, akan didapatkan gambaran yang benar dan komprehensif terhadap fenomena tersebut, termasuk manfaat dan mudaratnya.

Pada masa sekarang ini, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi tidak bisa dihindarkan karena hal itu merupakan kebutuhan dan tuntutan zaman. Karena itu, masa sekarang ini pun disebut sebagai era teknologi informasi dan komunikasi.

Teknologi informasi dan komunikasi, seperti halnya jenis teknologi lain, sebenarnya bersifat netral, dalam arti bisa membawa manfaat atau mudarat tergantung pada penggunaannya. Teknologi nuklir, misalnya, bisa menjadi malapetaka atau mudarat bila dibuat senjata pemusnah massal. Namun, teknologi nuklir juga bisa memberi banyak manfaat bila digunakan untuk pembangkit energi dan peralatan medis.

Karena itu, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi seperti jejaring sosial tergantung pada niatnya. Kalau penggunaan jejaring sosial itu untuk menjalin silaturahmi dan bertukar informasi maupun ilmu pengetahuan, tentu sangat bermanfaat.

Dari awalnya, jejaring sosial memang untuk menjalin hubungan sosial alias silaturahmi. Kalau kemudian digunakan untuk kemaksiatan, itu adalah penyimpangan.

Melihat maraknya penggunaan jejaring sosial pada saat ini, akan lebih bijaksana bila kita berusaha mengambil sebanyak-banyaknya manfaat dari teknologi informasi dan komunikasi yang sedang berkembang ini. Kalau ada mudarat, tentu harus kita hindari.

Sumber: http://jurnalnasional.com/show/kolom?page=12&rubrik=Sikap&berita=93232&pagecomment=1

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: